St. Catherine of Siena berkata: "Segala pujian bagi Yesus."
"Hari ini Aku datang untuk menyampaikan kepada dunia pengajaran tentang kemurahan hati. Secara spiritual, hati harus berupaya sempurna dalam Cinta Suci; yakni, hati adalah Cinta Suci. Namun, bagian dalam hati haruslah kemurahan. Kemurahan adalah bahan yang membuat jantung berdetak. Dengan kata lain, kemurahan menggerakan jiwa untuk memeluk dan bertindak dalam Cinta Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan."
"Seperti Cinta Suci adalah kebenaran itu sendiri, Kemurahan Suci juga kebenaran, karena kemurahan memungkinkan jiwa melihat di mana dia berdiri dalam Mata Allah. Dalam kebenaran, jiwa tidak lebih atau kurang dari apa yang ia miliki dalam Mata Allah Yang Maha Mengetahui."
"Dalam kemurahan tidak ada peniruan kebajikan. Hati yang murah hati tidak memungkinkan dirinya untuk berlaku baik hanya untuk mengesankan orang lain. Kebajikan seperti itu palsu. Orang-orang dengan hati yang murah dapat menerima koreksi konstruktif yang asli dengan mudah. Dia siap menerima kelemahan-kelemahannya dan memperbaikinya. Dia juga siap percaya dan menerima Kasih Karunia Allah."
"Jiwa yang murah hati hidup untuk melayani orang lain bukan diri sendiri - 2 Filipi 4. Oleh karena itu, dia tidak fokus pada bagaimana segala sesuatu mempengaruhi dirinya tetapi peduli terhadap perasaan orang lain."
"Hati yang gembira harus berdoa untuk kemurahan setiap hari."