Ny. datang lagi malam ini untuk menyampaikan pesan suci-Nya kepada kami. Dia menunjukkan apa yang harus kita lakukan agar Hati Yesus bersukacita: bebas dari dosa. Kita sedang hidup dalam pertempuran rohani besar antara baik dan jahat, dan untuk menang dalam pertempuran ini kita harus mendekatkan diri ke sakramen-sakramentan dan doa. Hanya dengan cara ini kami akan mencapai kemenangan anak-anak Allah. Menyambut kata-kata Ny. adalah membiarkan Roh Kudus mengubah kita dengan kuat menyebarluaskan cahaya-Nya dari surga atas kita dan keluarga kita. Dia yang akan menyembuhkan kita dari kebutaan rohani kami dengan mendidik kita dalam iman, memberikan karunia untuk mengatasi kekurangan-kekurangan dan pemberontakan rohani kami. Membantu menyebarkan seruan-seruan Ny. adalah membiarkan dunia berubah dan diselamatkan.
Damai, anak-anak ku yang tercinta!
Aku, Ibu Mu yang Tak Bernoda, datang dari surga pada petang ini untuk memintamu doa demi kebaikan dunia dan konversi para dosa.
Anak-anak ku yang Aku cintai sangat, bertobatlah dan jadilah milik Allah. Jangan hidup dalam dosa, tetapi selalu bersukacita di hati Anak Ku Yesus. Terima kata-kata Aku sebagai Ibumu dalam kehidupan kalian sehingga cahaya ilahi akan turun dari surga atas kamu dan menerangkanmu.
Cintai, doalah, dan bertobatlah untuk dosa-dosa mengerikan yang dilakukan di dunia ini. Allah memanggilmu kepada-Nya. Jangan tuna ragu terhadap suaranya dan jangan pernah membeku hati kalian terhadap kasih-Nya dan kasih Ibu Aku.
Aku datang dari surga untuk membantu kamu. Sekarang Aku memintamu juga: bantu Aku dengan menyebarkan pesan-pesan dan kasih Aku kepada saudara-saudaramu yang sangat membutuhkan cahaya Allah.
Rasul Paulus, Rasul Paulus, banyak bebanmu jika kamu tidak bertobat. Doalah, doalah, dan Allah akan mengasihani kamu.
Buka hatimu kepada Allah dan jadilah cahaya-Nya bagi saudara-saudaramu. Aku memberkati kalian semua: dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin!
Ny. tidak hanya menarik perhatian kota, tetapi seluruh negara Sao Paulo agar berhenti mengesalkan Allah, karena keadilan-Nya sedang menekan dia.