Pada malam hari, saat aku sedang berdoa di ruang tamu ku, tiba-tiba wajah-wajah mulai muncul di depan mata. Mereka adalah wajah dari sekelompok besar pemuda yang muncul dalam kabut cahaya, hanya menunggu saja.
Aku langsung menyampaikan mereka kepada Tuhan Kami.
Mereka mengabarkan bagaimana sebuah kecelakaan mengerikan terjadi dan semua orang terbakar parah dalam kebakaran itu. Mereka meninggal tanpa siap dan tidak bertobat. Mereka adalah korban bencana kebakaran di Swiss.
Mereka berkata, “Kami menunggu doa dan pembebasan.”
Salah satu korban wanita mengatakan, “Orang-orang mencoba menyelidiki apa yang terjadi, dan orang membawa bunga, tetapi kami tidak butuh itu, kami butuhkan doa, kami butuhkan pembebasan. Kami perlu agar orang berdoa untuk kami.”
“Kami menunggu di sini, tapi tak ada yang membantu kami. Kami tidak bisa berpindah. Kami perlu dibebaskan ke Cahaya.”
Aku berkata kepada mereka, “Mereka tidak dapat membantu kamu karena merekalah tidak melihatmu.”
Jiwa-jiwa ini terperangkap di tempat mereka meninggal hingga dibebaskan melalui doa dan persembahan.
Setelah aku menyampaikan mereka kepada Tuhan Kami, mereka dinilai sesuai dengan keberkatan dan dosa-dosa mereka.
Sumber: ➥ valentina-sydneyseer.com.au